Sejarah hidupku

Sejarah hidupku


Asslmkm wr wb

Bagi siapa yang melupakan sejarah maka tunggulah kehancurannya.. Maka dari itu disini sedikit saya sekedar mau mengenang tentang perjalananku terutama dalam dunia ketabiban dengan niat Tahaddus bin nikmah,seperti yang di firmankan Allah dalam Alquran "Wa amma bini'mati robbika fahaddist".

Mungkin ini sudah dunia kehidupanku yang harus saya jalani sampek sekarang.Saya masih ingat betul pada waktu kelas empat di madrasah ibtidaiyah.. Dimana waktu itu teman-teman kalau mau mengejar burung pada musim hujan maka mereka sering ngajak saya ke ladang-ladang untuk ikut bersama mencari burung buat di pelihara,namun namanya lagi musim hujan ya terkadang di saat kami lagi di gunung,tahu-tahu mendung mulai membentang pekat di atas langit sana dan akhirnya gerimis hujan mulai turun.Akibatnya teman-teman kebingungan bagaimana cara pulangnya,sementara suara guyuran hujan di kejauhan sana semakin lama semakin mendekat kepada kami.. Teman- temanpun mulai gelisah takut bajunya kebasahan.Sebab itulah saya mencoba mengajak teman- teman untuk mengikuti saya apapun yang harus saya lakukan,dan mereka ternyata menuruti saja atas kemauanku.

Nah,waktu pertama kali saya lakukan ini sempat merasa kebingungan apa yang harus di lakukan.akhirnya saya mencoba mengambil keputusan untuk mereka ikut lari bersama saya ke arah mana yang terdengar gemuruh hujan.Dan alhamdulillah berkat izin Allah sehingga gemuruh hujan yang kita perkirakan akan sampai ke tempat kami berada ternyata tidak,melainkan hujan itu seakan-akan juga ikut lari ketakutan karena mendengar derap langkah kami.

Andapun pasti sudah membayangkan,betapa bodohnya saya waktu itu,coba saja bayangkan,saya kan masih kelas empat ibtidaiyah,kira-kira usiaku waktu itu berapa sayapun sudah lupa tapi yang jelas,keadaanku kala itu betul- betul sangat bodoh.. Apalagi harus baca doa-doa khusus,jadi semua itu kalau bukan atas pertolongan Allah ya apalagi.

Nah,waktu pertama kali saya lakukan ini sempat merasa kebingungan apa yang harus di lakukan.akhirnya saya mencoba mengambil keputusan untuk mereka ikut lari bersama saya ke arah mana yang terdengar gemuruh hujan.Dan alhamdulillah berkat izin Allah sehingga gemuruh hujan yang kita perkirakan akan sampai ke tempat kami berada ternyata tidak,melainkan hujan itu seakan-akan juga ikut lari ketakutan karena mendengar derap langkah kami.

Andapun pasti sudah membayangkan,betapa bodohnya saya waktu itu,coba saja bayangkan,saya kan masih kelas empat ibtidaiyah,kira-kira usiaku waktu itu berapa sayapun sudah lupa tapi yang jelas,keadaanku kala itu betul- betul sangat bodoh.. Apalagi harus baca doa-doa khusus,jadi semua itu kalau bukan atas pertolongan Allah ya apalagi.

Nah,semenjak itu pulalah teman- teman setiap mau jalan-jalan ke gunung seringkali ngajak saya tapi bukan karena saya pandai berburu melainkan hanya buat mindahin hujan,itu aja,hehee.. Lucu juga ya mereka.

Yang di buatnya saya di ketahui orang bahwa saya punya kemampuan mindahin hujan,pada waktu yang lain kebetulan dekat rumah saya ada sumber mata air yang besar waktu itu,apalagi jika sudah musim hujan,anak-anak suka main renang di kolam itu.

Kemudian hujan turun mengguyuri bumi kampung saya dengan hujan yang begitu sangat besar,orang-orang jadi agak panik saking besarnya.sebab itulah saya pergi ke kolam renang dan ternyata disana teman-teman sudah sama-sama main renang di air,sementara tetangga juga rame-rame kerana untuk lihat air yang teramat besar di kolam itu,dan kebetulan hujanpun masih tetap mengguyuri bumi kampung saya.Karenanya,sesampainya disana sayapun langsung buka baju tanpa rasa malu.. Ya namanya saja saya masih kanak- kanak,jadi masih kurang tahu malu,hehee.

Pada saat mau meloncat ke kolam itu,ada temen yang bilang agar hujan segera di pindahkan ketempat lain.Nah,demi memenuhi keinginan sahabat,saya mencoba pada saat mau meloncat ke kolam,saya berteriak sekuat mungkin dengan sambil mengatakan "Huuujaaaaannn peeeeerrrrgiiiiii",dan bersamaan itu pula saya langsung meloncat ke dalam kolam itu.Subhanallah,hujan itu menjadi reda seketika dan kemudian menghilang begitu saja.

Nah,semenjak itulah saya mulai di kenal orang bahwa saya kata mereka punya sebuah kelebihan yang saya sendiri sesungguhnya lagi dalam kebingungan atas semua ini sebab saya betul- betul merasa tidak punya kemampuan apa-apa di bidang ini.

Maka semenjak itulah tetangga banyak yang mintak pertolongan kepada saya,baik orang yang sakit gigi,sakit kepala,sakit pinggang,sakit panas,dsb.. Dan subhanallah mereka waktu itu banyak yang berhasil saya obati seiring dengan sekedar kemampuan saya.. Ya kerjanya saya waktu itu mereka cuma di kasih air saja dan air itu bukan saya isi dengan mantra-mantra,Ya waktu itu saya cuma minta saja pada yang kuasa dengan bahasa yang saya ketahui,tentunya ya pakai bahasa madura.

Berhubung sudah semakin banyak yang meminta pertolongan,akhirnya saya merasa keberatan untuk menolong orang-orang lagi bahkan sudah saya katakan pada orang bahwa saya mau berhenti mengobati orang,jadi mereka sama saya disuruh pulang aja,soalnya saya sudah malas betul waktu itu,tapi mungkin karena memang beginilah takdir yang harus saya terima,entah kenapa pas waktu ada seorang wanita mau mintak di obatin suaminya yang lagi sakit gigi,tahu-tahu kiai yang punya madrasah tempat saya menimba ilmu itu,ia lagi silaturrohim ke ayah.mungkin karena mendengar saya waktu menolak wanita itu untuk mengobatin akhirnya ia datang ke kamar saya sambil memarahi saya dan saya disuruh menolong orang itu dan tidak di bolehkan lagi menolak orang.akhirnya miski dengan perasaan terpaksa ya saya tolong aja dia begitu pula orang lain sesudahnya.Sekali lagi,mungkin ini sudah menjadi takdirku sehingga saya tidak sanggup melawan takdir hingga sampai sekarang inipun saya tetap begitulah keadaannya.

Ringkas cerita,semenjak saya lulus sekolah SD dan MI,sama orang tua saya di pindahkan ke pondok pesantren besar di madura yaitu di ponpes Banyuanyar Pamekasan- Madura,pada tahun 1995 M.

Nah,disanalah saya buat tempat untuk mencari ilmu dan bertirakat dengan cara banyak berpuasa dan jarang tidur di tengah malam.saking senangnya saya melakukan puasa pada waktu itu saya pernah mencoba berpuasa selama 21 hari dengan makan apa adanya itupun yang saya makan cuma segenggam nasi tanpa lauk-pauk,sedangkan pada waktu sahurnya saya seringkali cuma minum air tiga tegukan.Dan semenjak itulah saya tahu dan saya menjadi yakin tentang cerita-ceritanya orang dahulu yang katanya orang dulu itu bilang bahwa "Jika dalam satu bulan mengeluarkan air besar sebanyak dua kali itu di katakan orang mencret".Nah,semenjak saya lakukan tirakat itu dan ternyata benar,waktu itu saya buang air besar setelah lima belas hari dari waktu tirakat yang saya rasa tirakat itu memang sangat berat waktu itu untuk saya lakukan.Itupun saya buang air besar tidaklah banyak,Maaf,yang keluar cuma sebesar kelereng itu.

Semenjak itu juga saya jadi tahu bahwa kita terkadang dalam soal makanan menginginkan rasa yang ini,rasa yang itu,itu semua karena perut kita selalu kenyang.buktinya saja saya sendiri dimana waktu itu kan saya cuma makan nasi segenggam itupun nasi jagung,tapi anehnya nasi yang saya makan itu terasa manis seakan-akan ada lauk-pauknya padahal tidak ada apa-apanya.

Miskipun saya disana suka berpuasa itu semua saya lakukan hanya dengan niat menghamba kepada Allah SWT,jadi salah besar jika semua itu saya lakukan dikira karena menriyadahi semua ilmu kanuragan,tidak... Karena saya di suruh mondok bukan disuruh untuk mencari itu,jadi tirakat yang saya lakukan itu di samping sekedar menghambakan diri kepada Tuhan juga sekedar mengkuti sunnah rasul saja.

Singkatnya,pas pada tahun 2001 saya di tugas ke sebuah pesantren salaf di kota bangkalan selama satu tahun.Dan disana pulalah saya mendapatkan sejarah besar dalam hidup saya terutama dalam kegaiban,jadi semenjak disanalah indra ke enam saya terbuka itupun tanpa saya harus bersusah-payah mencari ilmu itu.bahkan saya disana sempat di beri kemampuan oleh Allah untuk menghilangkan satu bintang di atas langit.Mungkin anda menggira ini saya katakan sekedar mengada-ada tapi memang begitulah kenyataannya,dan banyak santri disana yang tahu tentang kejadian ini,sebab dalam satu minggu bisa di pastikan ada dari salah seorang santri yang memintak agar bintang yang di tunjuk olehnya bisa di hilangkan,dan Alhamdulillah saya jarang gagal dalam hal ini.Sampai ada seorang santri dari Bandung yang memberi uang kepada saya sebanyak Rp 300,000 (Tiga ratus ribu),dengan maksud ingin meminta ilmu yang bisa menghilangkan bintang itu,tapi uang itu saya tolak sebab saya betul-betul merasa tidak tahu doa apa yang harus saya kasih,sedangkan saya sendiri miskipun bisa menghilangkan bintang juga tidak tahu bagaimana itu semua bisa terjadi.

Jadi dua pesantren ini terkadang mengingatkan saya pada Nabi Muhammad saat mau di mi'rojkan ke atas langit,dimana waktu itu Nabi sebelum melakukan mi'roj masih disuruh menginjakkan kakinya sekaligus di perintah melakukan sholat dua rakaat di dua tempat yaitu di Masjidil harom dan Masjidil aqso,kemudian di bolehkan ia untuk melanjutkan perjalanan ke Sidrotil muntaha.

Jadi ringkas cerita,berhubung ayahku sudah tua,akhirnya sesudah saya di tugas di tarik sama ayah dan di pamitkan ke guru untuk di hentikan menimba ilmu lagi disana.Akhirnya saya di pulangkan pada tahun 2002.Dan pada tahun itu pulalah saya di nikahkan dengan seorang wanita yang sudah saya pilih untuk menjadi teman dalam hidup saya.

Berhubung ayahku seorang guru atau Kiai,akhirnya segala beban dalam rumah tangga sekaligus dalam urusan santri dan rakyat di rumah,semua itu di pikulkan ke pundak saya yang sebetulnya saya sendiri merasa keberatan untuk memikul beban yang seberat itu,apalagi usiaku masih terbilang muda,ya saya hanya merasa tidak pantas saja untuk meneruskan beben ini semua.Namun rupanya sayapun betul-betul tak sanggup melawan takdir bahkan sampai sekarangpun saya masih tetap keberatan untuk memikul ini semua,makanya saya terkadang heran pada orang yang hanya demi merebut kedudukan sampai rela untuk saling bermusuhan. Padahal tanggung jawab seorang guru itu sangat berat baik di dunia maupun di akhirat kelak.Mungkin karena itulah Nabi Muhammad Bersabda ; "Kami tidak menyerahkan kepemimpinan ini kepada orang yang memintanya dan tidak pula kepada orang yang berambisi untuk mendapatkannya".(HR. Al- Bukhari no.7149 dan Muslim no.1733).

Saya cukupkan sampai disini saja dari sekilas sejarah kehidupan saya,semoga meskipun cuma secuil dari sejarah ringkas tentang perjalanan hidup ini semoga bisa di ambil hikmahnya oleh semua pembaca disini..Amiiinnn..

Oya,Bagi yang ingin bertemu langsung bisa sampean hubungi saya atau ada suatu keluhan yang ingin di sampaikan maka dengan senang hati akan saya tanggapi dari segala macam keluhan,itupun dengan sekedar kemampuan.Jadi saya kira tidak ada salahnya sampean untuk mencoba menyampaikan segala macam beban yang sampai saat ini masih merasa tidak menemukan jalan keluarnya,siapa tahu nanti saya bisa ikut membantunya,dan siapa tahu semua itu bisa terselesaikan, hal seperti ini bisa saja terjadi dan hal ini bukan suatu hal yang tak mungkin.

Jadi sekali lagi,bagi yang mau bertatapan langsung atau mau menghubungi saya,silahkan hubungi disini ; 087850074894 / 085334356997.

Dan ini adalah alamat tempat kediamanku ; Desa Bilapora- Barat,kampung opelan,Kec Ganding,Kab Sumenep,Madura,Jawa-Timur.

Atas kurang lebihnya saya mohon maaf tiada batas.

Nb : Di larang keras melakukan kopy past atas semua Teks di atas.

Asslmkm wr wb

Belum ada Komentar untuk "Sejarah hidupku"

Posting Komentar

Anda Sopan Kami Segan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel